Bahaya KPI yang Hanya Bertumpu pada Aspek Kuantitas
Dalam praktik manajemen penilaian kinerja di era modern, KPI (Key Performance Indicator) sering kali disusun berdasarkan ukuran yang bersifat kuantitatif, seperti jumlah pekerjaan yang diselesaikan, jumlah transaksi keuangan yang dicatat per hari, volume produksi per bulan, atau jumlah permintaan layanan yang berhasil ditangani. Pendekatan berbasis kuantitas ini relatif lebih mudah diukur karena bersifat numerik dan jika terdapat sumber data yang mudah diakses oleh siapa saja akan menjamin keobjektifan penilaian.